PEMBERANTASAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN ANGGREK

PEMBERANTASAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN ANGGREK

PEMBERANTASAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN ANGGREK.  Mencegah timbulnya hama dan penyakit pada tanaman anggrek adalah tindakan yang paling tepat. Tetapi jika hama dan penyakit sudah menyerang tanaman anggrek maka tidakan yang dilakukan adalah pemberantasan hama dan penyakit. Sebelum melakukan pemberantasan hama dan penyakit, terlebih dahulu harus diketahui dengan pasti apakah hama atau penyakit. Jika berupa hama, jenis hama apa yang menyerang. Jika penyakit maka harus diketahui jenis penyakit dan terutama penyebabnya misalnya karena virus atau kekurangan nutrisi. Mengetahui jenis hama dan penyakit tanaman anggrek sangat penting agar kita tidak salah dalam memberikan perlakuan. Kesalahan perlakuan bukan hanya tidak efektif tapi bahkan dapat memperparah kondisi tanaman. Berikut beberapa jenis hama dan penyakit yang paling sering menyerang tanaman anggrek.

A.Hama

 

  1. Hewan kecil ini sangat senang membuat sarang pada tanaman anggrek terutama pada media tanam dan selah-selah akar tanaman. Semut dalam jumlah yang banyak akan sangat merusak tanaman anggrek karena semut akan berkeliaran pada seluruh bagian tanaman dan juga sangat mengganggu ketika kita membersihkan tanaman. Semut dapat dibasmi dengan beberapa jenis insektisida seperti Diazinon yang tentunya dilengkapi dengan dosis pemakaian. Carilah ditoko pertanian.
  2. Kutu perisai. Kutu ini berwarna merah dan sering menyerang bagian daun bahkan dapat merusak bagian lain tanaman anggrek. Untuk mengatasi jenis hama ini, gunakanlah insektisida yang cocok misalnya Malathion dengan dosis 0,1-0,2 % atau sesuai petunjuk pemakaian yang tertera pada setiap kemasan insektisida.
  3. Kutu hijau. Jenis kutu ini juga menyerang daun. Yang membedakan hanya warnanya yang hijau dan bisanya lebih cepat berkembang. Hama ini dapat diatasi dengan insektisida yang sama dengan kutu perisai.
  4. Hama ini tidak Nampak dengan jelas namun gejalanya yakni pertumbuhan tanaman anggrek menjadi kerdil dan bunga gugur sebelum waktunya serta daun berwarna pucat cenderung berwarna siver. Hama ini dapat dibasmi dengan insektisida seperti Diazon dan sejenisnya.
  5. Hama ini juga sangat sering menyerang tanaman anggrek dan insektisida yang dapat digunakan juga Malathion, Diazon dengan dosis 0,1-0,2 % atau yang sejenisnya.
  6. Hama ini sangat merusak karena dapat memakan seluruh bagian tanaman anggrek dalam waktu singkat. Jika tidak dapat lagi dibasmi secara manual dengan memusnahkan keong, gunakanlah molusida seperti Metadex dan sejenisnya.
  7. Tikus juga dapat merusak tanaman anggrek terutama batang dan tikus kecil juga dapat bersarang pada bagian media tanam dan celah-celah akar terutama anggrek yang berakar lebat. Biasanya tikus dapat dibasmi dengan lem atau parangkap tikus. Jika terpaksa, gunakan berbagai jenis Rodentisida.

B. PENYAKIT

 

 

  1. Penyakit busuk pucuk. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Sclerotium rilfsii. Sasaran serangan dimulai dari akar kemudian menjalar kebagian lain karena itu tanaman anggrek yang terserang penyakit ini sering tiba-tiba roboh ketika akarnya sudah membusuk. Jenis anggrek yang paling disenangi penyakit ini adalah Arachnis dan Vanda. Untuk mengatasinya, buang tanaman yang sakit dan dibakar. Jika terjadi dalam skala besar, gunakanlah pestisida yang tersedia di toko-toko tani.
  2. Penyakit bercak hitam yang disebabkan oleh bakteri Phytopthora cactorum. Bakteri ini biasanya menyerang mulai dari daun kemudian masuk ke batang sehingga bagian dalam batang membusuk. Karena penyakit ini dapat menular pada tanaman anggrek lain maka tanaman yang sakit harus dibakar. Gunakan pestisida yang cocok sesuai dengan petunjuk penggunaan.
  3. Penyakit bercak bercincin. Disebabkan oleh virus dan dapat menyerang hamper semua jenis anggrek terutama Dendrobium, Phalaenopsis, Vanda dan Cymbidium. Ciri-cirinya adalah adanya bercak pada daun berbentuk cincin. Segera buang tanaman yang sakit dan gunakan pestisida yang sesuai.

Demikianlah beberapa jenis hama dan penyakit yang paling sering menyerang tanaman anggrek serta beberapa cara pemberantasan hama dan penyakit tanaman anggrek semoga bermanfaat bagi pencinta tanaman anggrek. Jadilah pembudidaya anggrek yang professional.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *